Ketua Relawan Basmi: Jangan Gunakan Bantuan Dari Pemerintah Untuk Memikat Hati Rakyat Di Pilkada Lamteng


BASMILAMTENG.COM, – Lampung Tengah. Ada dugaan pendukung Pasangan Calon (Paslon) nomor urut.1 Loekman-ilyas membagikan paket beras untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 di tiga Kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Tengah, Hal itu dibeberkan oleh Ketua LSM Basmi, Abdul Razak di Posko relawan Basmi, Sabtu (21/11).

 

“Dari informasi dan temuan team kami dilapangan, bahwa team pendukung Paslon Loekman-ilyas membagi-bagikan paket beras yang diduga menggunakan nama Paslon. Sementara bantuan tersebut jelas dari Pemerintah pusat yang anggrannya dari APBN untuk masyarakat terdampak Covid-19 , bukan dari Paslon Loekman-ilyas,” tegas Razak.

 

Untuk itu dirinya berharap pihak Bawaslu dapat menyelidiki terkait temuan teamnya itu. Menurutnya pihak Bawaslu seharusnya lebih jeli, dan lebih aktiv memantau pergerakan masing-masing Paslon dilapangan, dimana ada Panwascam di masing-masing Kecamatan yang lebih mengetahui terkait temuan teamnya di 3 Kecamatan, seperti di Kec.Anak Ratuajai, Anak tuha, dan Kec. Bangun rejo.

 

“Beberapa waktu yang lalu kami juga pernah, mendapat informasi bahwa KWT yang juga team Paslon Loekman-ilyas membagi-bagikan paket telur ke masyarakat, namun pihak Bawaslu hanya melayangkan surat teguran kepada koordinator KWT, tanpa di proses dan ditindaklanjuti,” ungkapnya.

 

Abdul Razak berharap, pihak Bawaslu benar-benar bekerja sesuai dengan Tupoksinya sebagai pihak pemantau penyelanggara Pilkada di Kab.Lamteng ini. Dimana selama tahapan Pilkada sampai hari ini, belum ada yang dari masing-masing Paslon yang mendapat sanksi tegas dari pihak Bawaslu, sementara setiap informasi dan laporan dari masing-masing team Paslon, dianggap pihak Bawaslu tidak cukup unsur untuk dapat ditindaklanjuti.

 

“Kita berharap di Pilkada Lamteng ini, dapat berjalan sesuai dengan aturan main yang berlaku, jangan bantuan dari Pemerintah di jadikan ajang untuk memikat hati masyarakat,” tegas Razak. (REDAKSI BASMI GROUP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *